Tuesday, April 26, 2011

Pernahkah Kamu Kecopetan?

Saya pernah kecopetan. Alhamdulillah satu kali hal tersebut terjadi langsung menjadi pengalaman dan guru terbaik saya. Saat sadar bahwa dompet saya sudah tidak ada di dlm tas saya, perasaan saya jadi campur aduk; pertama jengkel, kesal dan berang; kedua sedih krn ada sejumlah uang pendaftaran ke universitas; ketiga merasa bego alias blo'on alias b o d o h banget krn berhasil ditipu orang; perasaan terakhir: dendam!

Sejak itu setiap kali naik kendaraan umum,
-Saya memperhatikan setiap 'oknum penumpang kendaraan umum' (maksudnya seseorang yang mencurigakan) di dalam bis/kendaraan umum.
-Saya tidak lagi memilih duduk/berdiri di bagian belakang, melainkan di depan dekat pintu keluar.
-Jika berdiri saya memilih menghadap ke belakang sambil mengawasi kondisi di dalam bis. Jika ada seseorang mencurigakan di dalam bis saya perhatikan dengan seksama. Sampai sekali waktu ada 'pelaku' yang mencoba beraksi mencopet namun sungkan karena gerak-geriknya saya selalu perhatikan.
-Saya menghindari bis yang cenderung padat. Pada prinsipnya harus ada ruang yang aman untuk saya didalam bis.
-Jika naik angkot/mikrolet, hindari ajakan ngobrol dengan seseorang yg gerak-gerik dan komunikasinya mencurigakan
-Bila akan naik bis/kendaraan umum, upayakan dari terminal besar, bila tidak hindari berebutan naik ke dalam bis, karena saat inilah mereka beraksi. Seingat saya dompet di dalam tas saya berhasil diambil saat saya berusaha merangsek masuk ke dalam bis dengan paksa. Sehingga ransel yang saya bawa tidak aman dan mudah dijangkau si pelaku pencopet.
-Saya tidak pernah lagi membawa tas di belakang, tapi saya tempatkan di depan.
-Saya tidak lagi menempatkan dompet di belakang, namun di kantong depan.
-Barang berharga dan HP harus terpantau selalu
-Saya juga menghindari tidur di dalam bis, kecuali saya sadar tidak membawa barang-barang berharga.

Alhamdulillah sejak saat itu saya aman dan terhindar aksi pencopetan.

Monday, April 25, 2011

Film "Creek" tayang April 2011 di Jakarta

Terus terang saya nonton film ini karena dalam minggu ini tidak ada film baru yang lebih menarik yang ditayangkan melalui bioskop-bioskop Ibukota Jakarta.

Film ini jenisnya boleh dikatakan horror, tapi menurut saya bukan horror melainkan thriller. Melihat beberapa adegannya memang ada kecenderungan sadisme, karena ada darah di beberapa adegan. Melihat poster yang masuk ke Indonesia dengan nama film "Creek", sepertinya judul aslinya (Blood Creek) kena sensor oleh regulator di Indonesia.

Film ini benar-benar menegangkan pada pertengahan ceritanya. Apalagi ditambah beberapa adegan yang membuat penonton bertanya-tanya tentang kaitan adegan yang satu dengan lainnya. Memang tidak terlampau kompleks, namun cukup membuat penonton bergidik melihat sosok "makhluk" ganas yang akhirnya mengancam manusia tersebut.

Percaya atau tidak, bisa jadi ini terjadi dimasa lalu. Karena dahulu kala ada sebagian masyarakat yang percaya bahwa simbol-simbol membawa kekuatan hingga mengarah kepada keabadian.

Yang disesalkan adalah pada adegan pembantaian "makhluk" ini koq mirip-mirip adegan perang melawan alien di film-film fiksi ilmiah.

Pertanyaannya: apakah masyarakat yang percaya simbol-simbol ini masih ada di masa kini? Silahkan lihat filmnya hingga akhir cerita ya, mariiii....!

Jika penasaran, silahkan saja simak artikelnya disini:
http://en.wikipedia.org/wiki/Blood_Creek

Atau trailer-nya disini:
http://m.youtube.com/watch?desktop_uri=http%3A%2F%2Fwww.youtube.com%2Fwatch%3Fv%3D7mJNYSV-OXc&v=7mJNYSV-OXc&gl=US

Yang saya upload disini adalah poster asli
[img]https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQnzrc2hXryhCWSIbU5Dy8NBo1l_DNwnfW2svyF8Q2Y-7mquSpH0u5-HVha4UTKT3_2YxlKJVPUtpAG3GQg9B3F5GpRrWbzXoYSqdfhJ_IXBOQeBkZiiuA-vNmK8QCAEMi90VjEpnKlSWu/s800/Blood+Creek+(2009).jpg[/img]

Poster courtesy of 1.bp.blogspot.com

*cengengesan(R)*
by rAsiLvEr T-597

Friday, April 22, 2011

Film "After Life" Bukan Film Horror

Jika ingin membaca tentang film ini silahkan mampir ke http://en.wikipedia.org/wiki/After.Life Tadinya saya mengira ini horror movie, ternyata thriller movie.

Film ini mengisahkan tentang seorang pengurus rumah duka yg punya kelainan jiwa. Secara kejiwaan menganggap dirinya seperti malaikat pencabut nyawa bahkan layaknya Tuhan. Modus operandinya adalah membunuh manusia yg dianggap tdk memiliki semangat hidup lagi

Tehniknya adalah alibi kecelakaan yg dibuatnya sendiri. Dia berperan sebagai petugas ambulans yang melaporkan kejadian kecelakaan kepada kepolisian, hingga memalsukan status seseorang menjadi status "telah tewas/telah meninggal", sekaligus sebagai pengurus "mayat"nya (sebenarnya tdk ada "mayat" dalam kasus ini hingga korban-nya masuk ke dlm tanah kubur) di rumah duka yg secara profesional dikelola.

Dalam cerita ini, selama di dalam rumah duka, bila korban-nya sadar (sambil diajak ngobrol), tidak lama kemudian dibius dengan obat bius dosis tinggi. Dalam film ini, calon "korban pembunuhan" benar2 dibuat seakan2 sudah mati. Dan siapapun yang tdk percaya dgn dirinya akan menjadi korban berikutnya.

Pada adegan terakhir, pacar korban yang curiga dengan gerak-gerik sang pengurus rumah duka akhirnya juga dibuat celaka di perjalanan, dan pada akhirnya dibunuh di rumah duka. Tragis!!!
Hingga adegan terakhir, kejahatan sang pengurus rumah duka tidak terdeteksi oleh siapapun, malahan dia memiliki pengikut baru yaitu seorang anak kecil yang tak terurus oleh keluarganya sendiri.

ck ck ck ck...
Semoga cerita ini tidak terjadi di dunia nyata ya.

Thursday, April 14, 2011

Film "The Lincoln Lawyer" tayang Maret - April 2011

Pembaca blog yg baik hati, tdk sombong dan penikmat film, khususnya yang saat ini berprofesi sebagai pekerja hukum dan atau menjalankan bisnis di bidang hukum/LawFirm, jangan lupa nonton "The Lincoln Lawyer" ya. Bagus banget tuh - tip trik hukum dicampur dg kriminalitas; sayang ada adegan yg disensor ehem ehem :thumbup: cmiiw ini film dari kisah nyata lho :yess:

Simak saja artikelnya disini:
http://enwikipedia.org/wiki/The_Lincoln_Lawyer

Atau trailer-nya dimarih:
http://m.youtube.com/watch?desktop_uri=http%3A%2F%2Fwww.youtube.com%2Fwatch%3Fv%3DxU4ReVEemN0&v=xU4ReVEemN0&gl=US

[img]http://wwwcomingsoon.net/gallery/54068/The_Lincoln_Lawyer__1.jpg[/img]



Thursday, April 7, 2011

Mobil Yang GreecoNomiC

Ternyata trend mobil masa datang memang terbukti yg ramah lingkungan dan ekonomis. Jadi kalo dipikir-pikir lagi saya akan benar-benar berharap ada Toyota Rush atau SUV sejenis yang "greeconomic": ramah lingkungan sekaligus irit bahan bakar.
Artikel dibawah ini bikin saya 'ngiler' *ngeuces2.com* krn ford berani claim focus-nya bisa melaju hingga 34km hanya dg 1liter solar - tapi koq solaaaaaar??? Maap bukan magap kalo denger solar koq berpandangan buruk ya? Perawatan rumit dan sulit dan getaran mesin yg keras.
Ngelirik Toyota dg etios-nya cuma dibawah 100jeti???? *masasi? masasi?* boleh juga sih kalo mereka berdua diadu kecanggihannya.

Tapi saya teteuuup, *ngareup.com* berharap Rush 'major changes' mesinnya menggunakan teknologi setara dg Ford Fiesta dg "dual-clutch"nyaHmmmm, simak artikel dibawah ini ya...

-----top of articles-----
Kamis, 07/04/2011
Peluncuran Toyota Etios Diesel dan Liva Ditunda
Syubhan Akib - detikOto

detikcom - Bangalore, Mobil murah Toyota Etios menjadi salah satu fenomena di India. Ribuan orang mengantri untuk mendapatkan mobil ini. Tapi itu ternyata membawa efek negatif, jadwal peluncuran Etios versi diesel dan hatchback Liva pun jadi terbengkalai.

Baca Lebih Detail disini


-----
Kamis, 07/04/2011
Ford Focus Teririt Segera Lahir
Syubhan Akib - detikOto

detikcom - Jakarta, Selain sedang mempersiapkan Focus versi listrik untuk tahun 2012, Ford ternyata juga menyiapkan sebuah Focus bermesin konvensional tapi memiliki keiritan tingkat tinggi. Focus terbaru ini pun disebut-sebut sebagai versi Focus paling irit.

Baca Lebih Detail disini

----end of articles----

images: courtesy of rockingteam.com and autoincar.com

Saturday, April 2, 2011

Film "The Company Men" tayang April 2011

Pembaca yang budiman dan pecinta film, as subject, kami NoBar (Nonton Bareng) film ini hari Jum'at usai beraktifitas di kantor tanggal 1 April 2011.

Genre-nya drama; pemainnya bintang-bintang gaek dan populer semua lho :yess:
cocok banget ditonton buat yg masih ingin tetap jadi karyawan atau mungkin setelah nonton film ini ingin beralih menjadi pebisnis? Seperti kata orang bijak:
"kesempatan (tidak) datang hanya sekali"
"berakit-rakit ke hulu berenang2 kemudian"

Selamat hunting film ini dan memilih cinema atau media nonton yang cucok :loveshower:
:D = *cengengesan(R)*

Saturday, January 29, 2011

The Mechanic Film Januari 2011

Artikel ini berisi kometar-komentar ringan tentang film yang baru saja saya tonton. Maklum saya tidak memiliki latarbelakang atau pendidikan sinematografi atau semacamnya, saya sekedar penikmat film yang ingin berbagi pengalaman saat nonton film.

Motivasi nonton film The Mechanic ini ada dua hal. Yang pertama ini film action, seni bela dirinya yang saya suka. Kedua, pemeran utamanya Jason Statham, saya sudah terlanjur mengidolakan karakter-karakter yang dimainkan.

Saat nonton premier film ini di studio XXI saya sempat kaget juga, karena kapasitas tempat duduk yang terisi hampir 90% full. Mungkin pesona Jason Statham sebagai aktor laga banya digandrungi baik wanita maupun pria.

Belakangan saya baru tahu bahwa film ini ada pembuatan ulang film dengan judul yang sama di tahun 1972. Saat itu aktor laga yang lagi ngetop-ngetop-nya adalah Charles Bronson. Saya tidak komentar soal filmnya Charles Bronsn ya, karena memang belum pernah nonton :) Jadi mending bahas film The Mechanic tahun ini saja ya 2011 :)

Plot film The Mechanic dengan aktor Jason Statham begitu sederhana layaknya film-film laga lainnya. Ada satu adegan "heroik" (entah ini ungkapan yang benar atau salah, saya kira salah, soalnya bukan misi penyelamatan namun misi pembunuhan) yang membuat penonton berdecak kagum. Karena hanya 2 orang dapat mengelabui sekelompok bodyguard yang sedang melindungi boss-nya.
Sensor film tentu saja ada. Baik adegan sensual maupun adegan kekerasan.
Karakter Statham sedikit berbeda, di film ini dia sebagai pembunuh bayaran bernama Arthur, tapi tetap memiliki idealisme-nya: jujur, tidak cheating, konsisten, setia kawan dan profesional. Dalam film ini, digambarkan bahwa Arthur dikelabui, maaf-maaf meski profesional, ternyata Arthur kurang pintar ber"politik". IMHO ya, sudah jadi teori umum kalo orang yang jujur biasanya memang tidak lihai ber"politik" (maaf bukan mangap).
*cengengesan(R)*

Thursday, January 27, 2011

Bourlesque Film 2011

Sejujurnya, jika bukan untuk menemani istri pecinta film macam ini, saya nggk bakal nonton. Dibandingkan film "Nine" ini jauh lebih bagus. namanya juga "Burlesque" (cari tau artinya deh), isinya gitu deh... yg jelas film ini menang dan dapet Golden Globe Award 2010.

Christina memang cocok main adegan ini, selain berbakat dia anak muda yang enerjik. Sedangkan Cher? tidak diragukan lagi. Saat dia menyanyi, suaranya matang sekali.

Banyak juga adegan yang disensor saat menonton di bioskop. Seperti saya katakan sebelumnya, namanya juga Burlesque. Enjoy the movie, kalo belum percaya, nonton trailernya di youtube aja dulu.

*cengengesan(R)*



Wednesday, January 26, 2011

Shaolin Film 2011

Untuk film-film Asia yang dibuat di Hongkong, seringkali saya nonton. Termasuk Shaolin di tahun 2011 ini. Ceritanya mengisahkan tentang kekuasaan versus kebijaksanaan. Selain Andi Lau sebagai pemeran utamanya, Jackie Chan selalu menjadi pemanis film Hongkong.

Apa yang saya lihat di film ini? Seni bela dirinya tentu saja. Kedua plot cerita yang menarik dipakai sebagai motivasi diri. Selain itu, film yang saya tonton selalu saya kaitkan dengan kejadian di masa sekarang, dimana China sedang membuat kekuatan ekonominya terhadap Amerika. Jika mengikuti cerita ini, terlihat runutan sejarah singkat yang seakan-akan mengisahkan kejadian di masa kini. Adegan terakhjrnya, si bule-bule jahat itu (maaf), akhirnya digagalkan kegiatan membom kuil oleh para shaolin.

Buat saya pribadi terus terang, adegannya membuat yg nonton tidak ingin beranjak dari tempat duduk, two thumbs up!

Penasaran ingin melihat film ini, tenang saja, lihat dulu trailernya di youtube.

Thursday, December 2, 2010

Puisi Buat Biker

dikala aku naik motor, rasa ini tak mau ada di belakang motor lainnya, apalagi dikala hujan - takut kecipratan!
dikala aku naik motor, rasa ini tak sabar tiba di tempat tujuan, maklum karena cuaca yang panas plus pakai jaket tebal menambah hawa ini jadi gahar
alhasil rasa ini ingin selalu berusaha mencari jalan agar tetap di depan garis perempatan lampu lantas.

dikala aku naik motor, kadang motor lain tak kuasa membawa motornya hingga kurasa dia mencoba menabrak dengan sengaja
rasa ini jadi marah dan dendam, hingga akhirnya akupun berusaha menantang kecepatan dan kelincahannya membawa motor.
dikala aku tak kuasa membawa motor, alhasil akupun jatuh terkapar di jalan beraspal, rasaku sakit tak karuan, hingga orang memandang mukaku yang . . .
*cengengesan(R)*


Monday, September 20, 2010

Poster Diagram Warna Urine

Sejak sticker/poster kecil di balik pintu kamar mandi terpasang, saya selalu ingat untuk minum air. Maklum, saya termasuk golongan orang yang malas minum air putih a.k.a air mineral (seharusnya air bening ya? kalo putih sama dengan susu rasa vanila?)

Tanpa melihat badge dari sebuah merk air mineral kemasan tersebut, poster itu sangat membantu saya belajar hidup sehat. Jadi saat *maaf* buang air kecil (saya singkat BAK) saya langsung membandingkannya. Sesuai pada gambar tersebut, bila warna urine kuning tua maka saya kekurangan cairan. Namun manakala warna kuning-nya cenderung putih, maka kondisi badan saya terdehidrasi dengan baik. Mungkin sebaiknya di setiap kamar mandi, rest-room, toilet di lokasi manapun memasang poster semacam ini :)

Apabila ingin mendapatkan informasi lebih lengkap tentang urine, silahkan kunjungi wikipedia. Saya menemukan beberapa diagram yang semacamnya di google-image dengan memasukkan kata kunci "urine color chart". Selamat minum air putih/mineral dan correct me if i am wrong (cmiiw).


Tuesday, August 31, 2010

Jangan Kena Tilang

Dahulu kala, saat saya pertama kali masuk Jakarta, banyak cerita tentang 'kena tilang'. Waktu itu saya kelas 2 SMA, siang hari sekitar jam 11, saya naik motor berboncengan dengan teman dari Cawang menuju sudirman. Saya arahkan motor ke arah grogol, melewati Komdak, saat di putaran semanggi, saya belok ke kiri dan turun ke jalan Jendral Sudirman, dengan percaya diri saya tetap memacu motor. Saat di ujung turunan seorang pak polisi menghadang motor saya dan meminta saya untuk menepikan motor. Saat itu saya takut sekali dan dengan terbata-bata, helm masih saya pakai, saya menjawab sapaan pak polisi tersebut "Selamat Siang Pak...". Dari situ tau lah, apa yang terjadi. Pak Polisi menanyakan kesalahan saya, lalu apapun jawabannya, dia menjelaskan kesalahan saya dan selanjutnya memeriksa surat-surat kendaraan dan SIM. Seperti biasa juga (pernah kena tilang?) pak Polisi berjalan ke tempat yang 'aman' sambil dia meminta saya mengikutinya. Alih-alih saya bingung, ternyata beliau berikan dua opsi, mau ditilang atau diselesaikan ditempat? karena tak mau repot dan sepertinya beliau juga hepi-hepi aja, saya tanya caranya. Beliau bilang "masak nggk tau sih?". Sayapun kaget dan menanyakan ke teman saya. Teman sayalah yang memberitahu bahwa saya harus memberikan sejumlah uang kepadanya. Wow gitu tho? Buka dompet hanya ada 2 lembaran lima ribuan, maka saya berikan satu lembar kepadanya dan saya tempatkan dibalik STNK motor yang tadi telah diserahkannya kepada saya. Huh! apes!

Tilang yang saya alami lainnya adalah saat mengendarai mobil dan memutar di bundaran HI saat saya mengantarkan parcel tahun baru. Karena telah tahu caranya, maka sayapun selesaikan ditempat. Beberapa kali di tahun 1996, saya juga pernah kena tilang saat di jalan Casablanca ada 'Operasi Patuh' gara-gara kaca spion saya hanya satu. waktu itu saya bertekad, tidak akan mau kena tilang lagi. caranya dengan melengkapi semua fasilitas kendaraan dan berkendaraan sesuai peraturan lalu lintas. Makanya saat di tahun-tahun belakangan ini, ada polisi yang mencoba 'menjebak' saya, tidak berhasil. Karena saya tidak kalah gertak, sebelum dia memberitahu salah saya, maka saya tanyakan lebih dulu kepadanya.

Waktu itu saya menuju grogol setelah melewati Slipi saat mulai ke kanan naik melewati jembatan tomang. Pak Polisi itu bilang bahwa dia sudah memberikan tanda agar masuk ke jalur kanan. Saya bilang balik bahwa saya tidak melihat bapak dari jauh, karena saya sedang konsentrasi dengan sebuah truk di samping kanan saya yang mencoba kekiri tapi ada di jalur kanan. lalu saya tanyakan mengapa dia tidak menilang truk-nya saja? bukankah truk tersebut yang salah jalur? Dari argumentasi tersebut, usaha dia untuk minta SIM dan STNK tidak dilanjutkan. Alhasil, saya dibiarkan pergi begitu saja.

Saya juga pernah menggagalkan usaha pak Polisi menilang saya, saat saya dari Grand Indonesia ingin balik arah ke Semanggi dan mencoba berputar di bundaran HI. Alasan saya juga tidak jauh berbeda dengan cerita saya sebelumnya. Sambil memasang muka jengkel, saya bertanya, "Mengapa hanya saya yang diberhentikan? Mengapa bukan Mercedez-Bens atau volvo itu? *Maklum saya mengendarai mobil jepang yang 'standar'* Pak Polisi tersebut akhirnya berkilah dengan gaya diplomasi yang cukup baik, "Tadi Bapak tidak boleh langsung ke jalur tengah dari jalur kiri. Karena membahayakan mobil yang dari kanan. Sekedar mengingatkan saja pak, hati-hati di jalan ya pak..." sambil tampang muka ramah.

Download tabel tilang disini, mungkin bisa kita gunakan untuk panduan di jalan raya. Selamat berkendara dengan baik dan sopan, jangan biarkan Pak Polisi menilang Anda ya :)



Thursday, August 12, 2010

Air Aki Habis (Malu2in)

Petugas AstraWorld akhirnya datang pada jam 1640 WIB. Seperti informasi dari petugas call-center Astra World, saya pikir yang datang berdua, ternyata dia seorang diri. Paras-nya seperti orag Arab. Bagi wanita, tampang dia dengan postur tinggi besar seperti itu termasuk ganteng. Dia pakai seragam warna biru muda. Saya sempat membaca di kedua lengannya tertulis 'AstraWorld'.

Dia membawa 1 tas berisi perkakas dan tatakan untuk menulis seperti kebanyakan orang bengkel profesional yang selalu harus melaporkan kejadian di lapangan. Dia juga membawa sebuah alat (yang saya pikir sebelumnya sebuah tas) berwarna kuning dengan semacam kabel berwarna merah melilit alat itu.

Setelah menyapa dan berkenalan diapun segera memeriksa accu (aki). Segera saya buka kap mesin dan menyerahkan kunci kontak mobil. Dia menempatkan alat itu (belakangan saya baru tahu namanya 'jumper') untuk menjepit kepala aki. Lalu dia menyalakan mobil dengan men-starter-nya. Dia mengajukan pertanyaan sederhana "tadi menyala seperti ini pak?" saya menjawab "LED-nya sama sekali mati pak". Dia mengangguk.

Kemudian dia bergegas memeriksa aki. Dia buka satu demi satu penutupnya. Belum sampai semua penutp dia buka, dia berkata "air aki-nya habis pak!"

Meski pura-pura bodoh dengan pertanyaan bodoh, saya menanyakan tentang perawatan aki. Di dalam hati saya baru ingat kalau air aki bisa habis :)) sudah lama tidak mengurus mobil jadi beginilah hasilnya (stupid!).

Dia berkata, "paling tidak air aki dicek setiap 3 bulan sekali pak!" Dengan gaya sok sibuk agar terlihat tidak teledor mengurus mobil, saya mencari bukti-bukti kuitansi bengkel terakhir.

Idih! Malu-malu'in!

Tuesday, August 10, 2010

Selamat Berpuasa


Malam sholat tarawih yang pertama kemarin, terpaksa saya terjebak kemacetan di kota Jakarta. Saya salah perhitungan di perjalanan. Seharusnya saya kembali menuju rumah sekitar jam 14 WIB. Saat itu saya mengikuti arus pengendara di Ibukota dengan meluncur menuju rumah pada jam 16.30 WIB dari pusat kota Jakarta. Alhasil, tiba di lokasi rumah sholat tarawih di Masjid telah dimulai :'(

Kemacetan yang paling parah malahan ada di jalan arah Joglo. Di setiap perempatan terkedala penguncian jalan oleh pengguna jalan dari empat sisi X(! Tapi ya, sudah menjadi resiko, tak perlu mengumpat, malahan tetap waspada dengan begitu carut marutnya jalanan.

Saat saya tulis blog ini adalah puasa hari pertama. Tadi pagi selepas sahur jam 3 pagi dan usai sholat Shubuh, saya bergegas pergi ke kantor. Alhamdulillah tiba di kantor Jakarta pada jam 5.30 WIB.

Selamat berpuasa di bulan Ramadhan tahun 2010. Semoga puasa kali ini kita mendapatkan berkah yang berlimpah dan semua kegiatan yang kita lakukan selalu mendapatkan ridho dari Allah SWT. Amiin...

Film The Last Airbender


Di Indonesia film ini ditayangkan dengan dua pilihan, yang 3D atau yang regular. Setiap mau nonton film ini saya sengaja tidak menyempatkan membaca sinopsisnya. Bukannya karena sudah tahu ceritanya tapi karena ingin surprise saja nonton si Aang di sekuel ini. Dan ternyata film ini masih Book1: Water. Jadi, sepertinya bakal nunggu film-film serupa di lain waktu...

Selamat nonton! Penggemar Aang kudu nonton film ini ;;)

Saturday, August 7, 2010

(Jalan di) Jakarta Tidak Dapat Diprediksi

Hari Jumat itu sekitar jam 17.30 hujan membasahi jalan jalan di Jakarta. Jeep yang saya naiki bersama istri meluncur dari Jalan Dr Satrio menuju rumah. Seperti biasa saya mengandalkan GPS di dalam kepala saya yang sudah sejak tahun 1994 saya pakai.

GPS sudah mengambil jalur terbaik via Jl. Rasuna Said. Jadi segera tancap gas saja dengan percaya diri. Tentunya saya bakal mengambil U-turn depan setiabudi building. Alangkah kagetnya, ternyata pak polisi menutup U-turn tersebut! Alhasil jeep saya harus ikut antrian hingga U-turn Menara Imperium :'( X(.

Setelah putar balik di U-turn Menara Imperium arah mampang prapatan, lagi-lagi pak polisi menutup jalur arah tersebut! Huh! Mau marah rasanya, kontan semua mobil membunyikan bel berulang-ulang. Delapan menit kemudian baru ketahuan bahwa ternyata ada iring-iringan mobil pejabat pemerintah yang lewat (entah siapa saat itu-saya tak mau tahu). Grrrrr.... Gregetan rasanya! Sabar sabar... Pikir saya dalam hati.

Sunday, August 1, 2010

Peremajaan Penggunaan Web Log

Web Log (blog) keluarga yang beralamat di sanantagrha.blogspot.com akan dibuat menjadi blog yang dibatasi aksesnya. Untuk itu melalui blog arnastya.blogspot.com, semua artikel di blog sanantagrha.blogspot.com akan dialihkan.

Untuk saat ini positioning untuk setiap blog tersebut tidak banyak berubah. ciscoforum.blogspot.com tetap menjadi blog dengan segmentasi peserta training Cisco, Networking Engineers dan siapapun yang tertarik dengan dunia Infrastruktur Jaringan. Blog opr-forum.blogspot.com tetap dipakai sebagai forum dan medium bagi mahasiswa Public Relations yang ingin mempelajari tentang dunia Internet dan fenomenanya. Sedangkan blog ppape.blogspot.com digunakan sebagai medium bagi penghuni apartemen.

Beberapa situs yang masih dalam pengembangan adalah bukukubukumu.com, dimensi9.com dan beberapa situs lainnya.


Menghubungkan Beberapa Artikel Dengan Satu Tombol

Membuat link dari satu artikel ke artikel lainnya dapat dilakukan dengan membuat pengaturan tambahan untuk memunculkan fitur Link di bawah menu Title saat kita melakukan editing artikel. Namun ternyata memang hal tersebut butuh aksi copy paste.

Saat saya sedang mencoba mengubah beberapa pengaturan di blog, saya menemukan cara mudah dalam melakukannya. Artikel singkat yang Anda baca ini adalah salah satu hasilnya, saya tidak perlu melakukan copy paste sebuah URL artikel yang saya jadikan sumbernya. Cukup menekan satu tombol, dan artikel ini terhubung ke artikel lainnya.

Untuk membuktikannya silahkan klik judul artikel ini "Menghubungkan Beberapa Artikel Dengan Satu Tombol", maka secara otomatis Anda dibawa ke blog saya lainnya yaitu pada URL "http://ciscoforum.blogspot.com/2010/07/mensiasati-putusnya-jaringan.html sebuah artikel dengan judul "Mensiasati Putusnya Jaringan" di dalam blog lain "The Journal of Networking"

Untuk mengetahui ataupun menambahkan fitur ini silahkan kunjungi URL google help. Dan tekan tombol Install yang muncul di halaman tersebut.


Tuesday, April 20, 2010

Jadikan Perbedaan Menjadi Arti Kehidupan

Melalui blog keluarga pengalaman menonton film akan saya bagi kepada pembaca. Bagi saya menonton film tidak sekedar menikmati kebersamaan menonton bersama komunitas pencinta film, ataupun merasakan sensasi teknologi suara dan imaji dari sebuah bioskop, namun lebih saya konsentrasikan kepada pesan yang terdapat di dalam film tersebut. Tidak jarang, pesan yang disampaikan sang sutradara berbeda dengan apa yang saya cerna saat menikmati film.

Namun itulah yang terjadi, secara teori (tentunya teori saya pribadi, mungkin belum ada di dalam buku apapun hehehe) apa yang dirasakan pemirsa akan memiliki arti khusus berdasarkan pengalaman hidup masing-masing, sehingga saat mencerna pesan dari sebuah film akan menimbulkan perbedaan satu sama lain. Berbeda halnya manakala mereka memiliki kesamaan pengetahuan dan pengalaman, maka cara memahami pesan dari sebuah film akan sama.

Tetapi bukankah akan menjadi membosankan manakala kita memiliki pendapat yang sama? Oleh karena itu mari sama-sama kita gali perbedaan diantara kita untuk memberikan arti dalam kehidupan kita masing-masing.

Thursday, April 8, 2010

Gayus Oh Gayus, Riwayatmu Kini...

Jika bicara tentang isu yang sedang trend saat ini mungkin kata "Gayus" lebih membahana daripada lainnya. Khususnya bagi masyarakat Indonesia yang peduli tentang ekonomi dan keuangan negara yang berdampak pada kesejahteraan sosial.

Terlepas dari masalah ekonomi dan politik, saya lebih menilik pada permasalahan budaya dan pendidikan moral. Anggap saja isu "Gayus" adalah salah satu pemicu penguat keyakinan kita sebagai insan manusia yang bermartabat dan punya harga diri. Maka dari sejak pemicu itu hadir di berbagai media akhir-akhir ini, seyogyanya kita (dan saya sendiri tentunya) mulai bercermin. Bercermin diri dengan mengungkapkan sebuah pertanyaan: Sudahkah kita (saya) jujur kepada diri (saya) kita sendiri?

Berikutnya, take action! mencoba jujur dari hal-hal yang kecil. Jika ingin pintar, sudahkah (saya) kita jujur telah belajar? Jika ingin sukses, sudahkah (saya) kita jujur dalam berusaha? Jika ingin bahagia, sudahkah (saya) kita jujur dalam mencapainya? Jika ingin kota kita bersih, sudahkah (saya) kita jujur untuk tidak membuang sampah sembarangan? Jika ingin sehat, sudahkah (saya) kita jujur untuk menghindari segala sesuatu yang menyebabkan sakit? Jika ingin dunia ini bersih dari korupsi, sudahkah (saya) kita jujur dalam bertransaksi? Jika ingin tidak ada kemacetan, sudahkah (saya) kita mentaati peraturan lalu lintas yang berlaku?

Ah, semuanya koq klise ya :-? Jujur saja lah, sudahkah (kita) saya berhenti menilai orang lain (Gayus dan para koruptor lainnya) dan memutuskan untuk merubah kebiasaan buruk selama ini?