"Fitrah sejati adalah meng-Akbarkan Allah dan Syariat-Nya di alam jiwa..
Di dunia nyata, diwujudkan berupa santun kata, niat bersih, pandang jernih, dengar bijak, baik di segala gerak langkah kita dan di sepanjang nafas kehidupan kita..
Semoga seperti itulah diri kita pada hari kemenangan ini.."
Selamat Idul Fitri
Minal Aidin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir Batin
Tuesday, October 9, 2007
Saturday, September 8, 2007
Mengubah Pola Pikir Pemusik
Melihat perkembangan musik dan karya anak bangsa di Indonesia dan juga perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang bergerak cepat , sudah saatnya pemusik-pemusik dan pengarang lagu independen, khususnya di Indonesia mengubah pola pikir tentang HAKI.
Sudah banyak berita tentang keberatan/protes pemusik/pengarang lagu yang karyanya dibajak. Ditambah lagi kemampuan dan daya beli masyarakat yang rendah membuat masyarakat yang haus akan karya baru dengan mudahnya memperoleh karya-karya bajakan di berbagai tempat. Berita digrebeknya CD/DVD bajakan tidak membuat surut niat para pembajak untuk membuat lagi pabrik serupa. Dan berita-berita underground menyatakan bahwa pelaku kriminal dan pembajak tersebut ternyata masih mampu berproduksi karena ada konspirasi dengan oknum pihak berwenang. Oleh karena itu pelanggaran HAKI-pun tetap marak.
Bagi para pemusik dan pengarang lagu sebaiknya tidak perlu lagi menyatakan kekesalan atas perilaku para pembajak-pembajak atau masyarakat yang mudah dan murah memperoleh karya bajakan. Dengan mengikuti teknologi, saya kira HAKI tetap dapat ditegakkan. Cara konvensional dengan menjual album lagu di gerai-gerai/toko yang menjual CD/DVD/kaset seharusnya menjadi pilihan yang kedua, dan bersama semua lapisan industri musik Indonesia menurunkan harga jualnya. Karya pemusik yang dijual melalui Internet maupun menggunakan jasa celullar service provider dapat menjadi pilihan dan cara utama untuk menghasilkan karya-karya yang orisinil. Dan yang terpenting lagi, bila masih kita lihat "masyarakat pembajak" tersebut di dunia nyata, sebaliknya kita bersyukur, karena dengan dibajaknya karya kita berarti secara langsung akan meningkatkan popularitas.
Dari berbagai berita dan kejadian yang terkait dengan permasalahan ini, kita patut salut kepada Anang dan kawan-kawan pemusik di Nusantara. Khususnya yang ikut serta "menjual Indonesia di dunia maya" melalui penjualan lagu-lagu nasional dan tradisional di berbagai portal. Mereka telah berlaku kreatif dalam memilih cara menjual karya-karyanya.
Sudah banyak berita tentang keberatan/protes pemusik/pengarang lagu yang karyanya dibajak. Ditambah lagi kemampuan dan daya beli masyarakat yang rendah membuat masyarakat yang haus akan karya baru dengan mudahnya memperoleh karya-karya bajakan di berbagai tempat. Berita digrebeknya CD/DVD bajakan tidak membuat surut niat para pembajak untuk membuat lagi pabrik serupa. Dan berita-berita underground menyatakan bahwa pelaku kriminal dan pembajak tersebut ternyata masih mampu berproduksi karena ada konspirasi dengan oknum pihak berwenang. Oleh karena itu pelanggaran HAKI-pun tetap marak.
Bagi para pemusik dan pengarang lagu sebaiknya tidak perlu lagi menyatakan kekesalan atas perilaku para pembajak-pembajak atau masyarakat yang mudah dan murah memperoleh karya bajakan. Dengan mengikuti teknologi, saya kira HAKI tetap dapat ditegakkan. Cara konvensional dengan menjual album lagu di gerai-gerai/toko yang menjual CD/DVD/kaset seharusnya menjadi pilihan yang kedua, dan bersama semua lapisan industri musik Indonesia menurunkan harga jualnya. Karya pemusik yang dijual melalui Internet maupun menggunakan jasa celullar service provider dapat menjadi pilihan dan cara utama untuk menghasilkan karya-karya yang orisinil. Dan yang terpenting lagi, bila masih kita lihat "masyarakat pembajak" tersebut di dunia nyata, sebaliknya kita bersyukur, karena dengan dibajaknya karya kita berarti secara langsung akan meningkatkan popularitas.
Dari berbagai berita dan kejadian yang terkait dengan permasalahan ini, kita patut salut kepada Anang dan kawan-kawan pemusik di Nusantara. Khususnya yang ikut serta "menjual Indonesia di dunia maya" melalui penjualan lagu-lagu nasional dan tradisional di berbagai portal. Mereka telah berlaku kreatif dalam memilih cara menjual karya-karyanya.
Monday, August 13, 2007
"Google Docs" is the future application
Did you ever try google docs & spreadsheet?
This is what I dreaming of. Doing my routine job from anywhere, anytime, any platforms, using open source technology, mean.. no license, free to use application, share my idea to my friends, discuss it, publish my works to web, although publish my articles to my blog symultaneously.
I had tried to do all my files with google, and that was exciting!
First of all, I done uploaded all my documents in my PC to http://docs.google.com/
Then, I'd arranged them into my taylor-made folders
Sometimes I replaces my old documents updated with the new document directly from the internet, it was really cool guys!
Until my friends collaborates doing my project with me, we felt that google applications is the future applications in the universe! And... I also remember one term about they called Rich Internet Application. Yeah, that's google docs!
But, we gottta be patient, because until now, August 2007, the types of documents supported only text documents (*.doc, *.txt, *.rtf, *.odt) and spreadsheet (*.xls, *.ods, *.csv). Presentation documents (*.ppt, *.odi) not yet supported.
I hope google always serve us totally, just like working as easy as traditional desktop applications. That's we called "focus on services"! Bravo google! Bravo!
This is what I dreaming of. Doing my routine job from anywhere, anytime, any platforms, using open source technology, mean.. no license, free to use application, share my idea to my friends, discuss it, publish my works to web, although publish my articles to my blog symultaneously.
I had tried to do all my files with google, and that was exciting!
First of all, I done uploaded all my documents in my PC to http://docs.google.com/
Then, I'd arranged them into my taylor-made folders
Sometimes I replaces my old documents updated with the new document directly from the internet, it was really cool guys!
Until my friends collaborates doing my project with me, we felt that google applications is the future applications in the universe! And... I also remember one term about they called Rich Internet Application. Yeah, that's google docs!
But, we gottta be patient, because until now, August 2007, the types of documents supported only text documents (*.doc, *.txt, *.rtf, *.odt) and spreadsheet (*.xls, *.ods, *.csv). Presentation documents (*.ppt, *.odi) not yet supported.
I hope google always serve us totally, just like working as easy as traditional desktop applications. That's we called "focus on services"! Bravo google! Bravo!
Subscribe to:
Posts (Atom)